Aku benci aku...
Bukan engkau
Bukan dia, kalian ataupun mereka
Aku benci aku...
yang tidak berperasaan
yang tidak menghargai engkau
dia, kalian ataupun mereka
Aku benci aku...
yang hanya cinta pada rupa
yang hanya cinta pada dada dan vagina
engkau, dia, kalian maupun mereka
Aku benci aku...
yang slalu berkuasa
yang slalu menginjak-injak
engkau, dia, kalian maupun mereka
Aku benci aku...
yang membiarkan sperma-sperma tak berdosa
berkeliaran dimana-mana...
Aku ingin Aku tidak seperti Aku...
Aku benci aku...
Monday, November 27, 2006
Aku Benci Aku
TuLisaN m. iqbal naspa PukuL 3:04:00 AM 0 koMenTaRmu hmm
kaTegoRi PuiSi
Monday, October 9, 2006
Bait Puisi untuk Faradiba*
(mahasiswi Perikanan UNHAS'05)
Malam itu bulan penuh tersenyum
menerangi dunia...
Malam itu 15 Ramadhan
kau pergi takkan kembali...
Malam itu kau pergi sebelum goreskan cerita
antara kita...
Malam itu kau pergi meninggalkan duka...
Faradiba...
Istirahatlah disana...
disini kami merindukanmu s'lamanya...
Faradiba...
70 hari kumencarimu
sejak pertemuan pertama
sejak percakapan singkat
yang nyatanya akhir pula bagiku
Faradiba...
70 hari kumencarimu
sejak tatapan pertama
sejak senyuman singkat
dan kini kumenemuimu
saat kau telah beristirahat
Faradiba...
Pintu Sorga telah terbuka lebar-lebar untukmu
Para Malaikat telah menunggumu
Wewangian melati suci akan menemanimu...
Selamat jalan Faradiba...
TuLisaN m. iqbal naspa PukuL 12:37:00 AM 1 koMenTaRmu hmm
kaTegoRi PuiSi
Saturday, May 13, 2006
Kau Belum 17 Tahun
Kau belum 17 tahun
Kau belum mengerti apa-apa
Jalanmu masih panjang
Jangan dulu berbicara soal cinta
Mintalah pada Ibumu untuk mendidikmu
Aku tak bisa mendidikmu
Kau belum 17 tahun
Kau belum mengerti apa-apa
Jalanmu masih panjang
Jangan dulu berbicara soal cinta
Tidurlah kau di peluk Ibumu dulu
tanyakan "Apa itu cinta?"
Kau belum 17 tahun
Kau belum mengerti apa-apa
Jalanmu masih panjang
Jangan dulu berbicara soal cinta
Apabila kau tau "Apa itu cinta?"
baru kau dapat tidur di sampingku
TuLisaN m. iqbal naspa PukuL 8:25:00 AM 0 koMenTaRmu hmm
kaTegoRi PuiSi
Monday, March 3, 2003
Ada Apa di Kamar Kecilku?
Ngomong-ngomong soal kamar kecil, pasti banyak yang beranggapan bahwa itu sebuah kamar yang ukurannya kecil atau ada juga yang beranggapan bahwa kamar kecil yang dimaksud yaitu wc atau toilet. Memang sih kedua-duanya yang saya maksud...
Kamar kecil yang pertama yaitu sebuah Toilet yah kamar mandi atau biasa juga disebut WC. Di dalam sana, banyak sekali inspirasi-inspirasi yang muncul. Banyak bualan-bualan yang rasanya harus saya dimuntahkan, banyak pula kejadian-kejadian yang saya ingat kembali. Pokoknya di sanalah salah satu sumber inspirasiku...
Kamar kecil yang kedua yaitu sebuah kamar yang ukurannya memang kecil sekitar 2,5m X 3,5m... Disinilah biasanya saya mengingat-ingat kembali segala inspirasi yang sudah saya dapatkan pada kamar kecil pertama... Selain itu disini pula kudapatkan beberapa gambaran-gambaran baru yang akan saya tulis, disini pun tempat saya menuangkan kejadian-kejadian tersebut pada sebuah tulisan jelek ini, dan akhirnya disini pula tempat saya menghabiskan sisa hari untuk beristirahat...
Kamar kecil yang terakhir yaitu yang sekarang sudaj berada di hadapan kalian... Sebuah ruang kecil dimana tempatku menuang segala problema kehidupan yang selanjutnya ingin kubagi dengan saudara-saudaraku sekalian... Sekali lagi terimakasih banyak untuk semua yang sudah mampir serta telah habis waktunya di kamar kecilku ini walau sejenak...
TuLisaN m. iqbal naspa PukuL 6:06:00 PM 0 koMenTaRmu hmm
kaTegoRi From Me
Wednesday, January 1, 2003
Mengapa Pensil kayu?
Pensil kayu,,, yah pensil kayu... Siapa sih yang tidak kenal dengannya? Yah itulah salah satu keunggulan dari pensil kayu, yaitu "dikenal" mulai dari anak-anak hingga orang tua sekalipun... Begitu juga dengan salah satu obsesiku yaitu "dikenal" saya ulangi yah "dikenal" bukan "terkenal". Mengerti? Semoga kalian paham...
Walaupun pensil kayu sudah hampir punah ini, sangat berguna di zaman-zaman lalu sebelum terciptanya sebuah pulpen... Yang luar biasanya lagi sampai saat ini masih saja banyak yang mempergunakannya mulai dari melukis atau menggambar, menulis, sampai-sampai untuk ujian harus menggunakan sebuah pensil walaupun harus menggunakan pensil khusus...
Kembali lagi dengan saya, walaupun jelek dan kurus seperti pensil kayu, tapi saya akan selalu mencoba untuk tetap berguna bagi nusa dan bangsa...
Satu lagi dari saya, jangan sekali-kali abaikan sebuah pensil kayu sebaba tanpanya takkan ada saksi atau bukti yang abadai...
"Tulislah apa yang ingin kau tulis"
TuLisaN m. iqbal naspa PukuL 6:34:00 PM 0 koMenTaRmu hmm
kaTegoRi From Me














